Subscribe Us

Gandeng Tiga Hotel Asal Malaysia Pendidikan Smamuda Sumberpucung Go Internasional

 

Kepala Smamuda Sumberpucung menunjukkan hasil MoU bersama
 perwakilan/unsur pimpinan tiga hotel Malaysia.


MALANG- Langkah berkemajuan terus dilakukan SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung populer disebut Smamuda melalui berbagai program pendidikan internasional.  Jika sebelumnya Smamuda Sumberpucung menggelar talkshow inspiratif tentang dunia kerja di Malaysia sekarang melalui Kepala Smamuda Sumberpucung ustadz Unjang Tajul Aripin, S.HI, M.PdI, mengabarkan bahwa sekolah yang dipimpinnya melaksanakan MoU (Memorandum Of Understanding) dengan sejumlah industry pariwisata di Malaysia.

Menurut ustadz Unjang kerja sama tersebut tentang Procurment Of Student for Industrial Training dengan tiga hotel di Malaysia. Yakni Attana Hotel and Resort, Perdana Kuala Lumpur City Center, dan Villea Port Dickson. MoU tersebut ditandatangani tanggal (19/12) 2025 oleh pimpinan atau perwakilan masing-masing lembaga di Computer Laboratory of SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung.

Suasana penandatanganan MoU antara Smamuda Sumberpucung
dengan perwakilan/unsur pimpinan tiga hotel Malaysia.


Dijelaskan ustadz Unjang, hadir saat tanda tangan MoU tersebut dari Malaysia yaitu HJ Ron Hasni Yusoff (Chief Operating Officer, Attana Hotels & Resorts), ⁠HJH Mardziah Abd Manaf (Head Human Capital, Attana Hotels & Resorts), PN Siti Zarinah Mohamad (Manager Human Resources, Perdana KLCC), EN Amirul Asraf Ismail (Senior Executive HR & Quality, Villea Port Dickson).

Para tamu dari negeri Jiran ini kata ustadz Unjang, didampingi Herman Larante sebagai President Director Makati Hotel International, Mr Sahaq bun Ahmad dari Malaysia, Arif sebagai Executive Housekeeper-Assesor, Dirta Andika sebagai CEO Pondok Jatim Park Hotel and Resort Batu.

Sekedar diketahui, ustadz Unjang menambahkan pada bulan November 2025 lalu Smamuda Sumberpucung juga melaksanakan program talkshow internasional dengan tema Inspirasi Negeri Jiran. Talkshow ini menghadirkan narasumber asal Malaysia. Yaitu Mr. Sahak bin Ahmad (Malaysia), Herman Larante, SE, MM, (Direktur Makati Hotel Internasional), Moses Hina Paddu, S.M, (Direktur RHEC Academy Kupang NTT), Bewisang (Direktur LKP Bess Avacademy Kota Batu), dan DreamMile Academy Blitar.

Foto bersama antara sejumlah unsur pimpinan Smamuda Sumberpucung
dengan unsur pimpinan/perwakilan tiga hotel asal Malaysia.


Sebagai closingnya, ustadz Unjang menegaskan program internasionalisasi tersebut untuk mempersiapkan  siswa Smamuda Sumberpucung menempuh program magang kerja bagi kelas XII di Hotel Malaysia. Sehingga siswa Smamuda Sumberpucung memiliki pengalaman kerja di industry global. Bahkan tidak menutup kemungkinan dapat juga direkrut oleh perusahaan tempatnya magang kerja.          

Bahwa citivitas akademika Smamuda Sumberpucung harus memiliki mindset global, tanpa meninggalkan nilai-nilai local. Bisa juga disebut Think Globally Act Locally. Prinsipnya siswa Smamuda Sumberpucung harus memiliki wawasan global tapi Tindakan nyata dilakukan di tingkat local. (humas/don)

Posting Komentar

0 Komentar