![]() |
| Ustadz Ade Irwan Sunarya, ketika menyampaikan materi tentang komunikasi kunci sukses. |
MALANG – Pelaksanaan pondok Ramadhan 1447 Hijriyah di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dikenal SMK Mutu menarik turunnya keberkahan dengan suasana “yali-yali” (sebutan bagi perempuan dengan busana muslimah lengkap) dan para siswa laki-laki menggenakan gamis serta ada juga baju koko lengkap dengan pecinya.
Itulah gambaran yang disampaikan Waka Humas SMK Mutu Gondanglegi, Ahmad Muhtadi, S.Pd, Ketika memotret keadaan hari ketiga pondok Ramadhan di SMK Mutu (25/2) kemarin. Mereka memenuhi shaf di hall lantai 7 Titanium Building. Sekitar 450 siswa menjadi peserta pondok Ramadhan dari berbagai kompetensi keahlian yang berbeda.
Seperti biasa usai shalat Ashar berjamaah dipimpin ustadz Anis Wahyudi dan tahsin Al Qur’an dipimpin oleh ustadzah Aliya, siswa SMK Mutu menyimak lantunan ayat dengan khidmat dan penuh antusias saat sesi pembahasan tajwidnya. Usai tadarus Al Qur’an siswa SMK Mutu melanjutkan kajian tematik yang dengan nara sumber ustadz Ade Irwan Sunarya, SH, yang menjadi kader IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) sekarang menajdi aktivis di Yatim Mandiri dan juga seorang praktisi broadcasting radio dan voice over serta Humas dari Akademi Alat Berat Indonesia (AKABI) Malang.
![]() |
| Antusiasme siswa SMk Mutu ketika mendengarkan materi dari ustadz Ade Irwan Sunarya, |
Menurut ustadz Ade Irwan Sunarya, tentang pentingnya kemampuan publik speaking bagi seseorang, karena baginya, publik speaking adalah salah satu kunci suksesnya seseorang dalam hidupnya termasuk dalam dakwah Islam berkemajuan.
“Publik speaking yang baik di tangan orang yang baik maka itu akan menjadi kebaikan, sebaliknya publik speaking yang baik tapi di tangan orang yang tidak baik maka akan menjadi musibah” ujar ustadz Ade Irwan Sunarya akrab disapa Bang Ade.
Ustadz Ade Irwan Sunarya, menekankan bahwa komunikasi yang baik dimulai dari mendengarkan dengan baik, karena apa yang diucapkan seseorang berawal dari apa yang kita dengar. Contohnya, bagaimana publik speaking Rasulullah Shalallallahu Alaihi wassallam saat berdakwah menggunakan kata efektif public speaking. Yakni qaulan ma’ruf (berkata yang benar), qaulan sadidan (berkata jujur), qaulan layyinan (berkata lemah lembut), qaulan maisuran (berkata mudah atau gampang dipahami), qaulan baligha (berkata efektif) dan qaulan karima (berkata dengan mulia atau bijaksana).
Komunikasi tersebut dilakukan para salafus shalih dalam berdakwah sehingga makna (jawami’ al kalim) dapat dimengerti oleh semua semua kalangan. Nah, hendaknya para siswa SMK Mutu Gondanglegi menggunakan qaulan sesuai dengan keadaan dalam komunikasi sehingga sukses dalam menjalankan tugas hidup ini. (norkus/panitia pondok Ramadhan/don)



0 Komentar