Subscribe Us

Siswa Smamuda Sumberpucung Perkuat Sejarah Kunjungi Mpu Purwa



Guru mapel sejarah Smamuda Sumberpucung bersama pengelola museum.

MALANG
 – Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung dikenal Smamuda melaksanakan pembe;lajaran di luar kelas untuk memperdalam mata pelajaran (mapel) sejarah khususnya sejarah  terkait kerajaan-kerajaan. Hal ini dijelaskan Pembina Guru Mapel Sejarah Ahmad Walid Mahbuby, S.Pd, usai mendapingi siswa (3/2) 2026 kemarin.

Menurut ustadz Walid -begitu Ahmad Walid Mahbuby disapa- kegiatan kunjungan ke museum Mpu Purwa Malang merupakan salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang bertujuan untuk menambah wawasan peserta mengenai sejarah dan peninggalan budaya Jawa Timur, khususnya dari masa kerajaan Hindu-Buddha.

Pengarahan guru mapel sejarah Smamuda Sumberpucung kepada siswanya.


Museum ini menyimpan berbagai koleksi arkeologis seperti arca, prasasti, dan relief yang memiliki nilai sejarah tinggi. Selain itu juga koleksi utama meliputi ratusan arca seperti Arca Ganesha Tikus yang unik, Arca Brahma Catur, prasasti (termasuk Prasasti Dinoyo), Topeng Malangan, dan replika sejarah Kerajaan.

Selama kunjungan, lanjut ustadz Walid, siswa Smamuda Sumberpucung diajak berkeliling museum untuk mengenal berbagai koleksi yang dipamerkan. Ada 136 koleksi arca, 4 prasasti (jaman kerajaan Singasari dan Majapahit). Pemandu museum memberikan penjelasan mengenai asal-usul benda peninggalan, fungsi, serta makna historisnya. Melalui kegiatan ini, peserta dapat memahami perkembangan peradaban pada masa lampau dan peran penting wilayah Malang dalam sejarah Nusantara.

Siswa Smamuda Sumberpucung foto bersama sesaat sebelum berangkat.


Selain menambah pengetahuan, kunjungan ke Museum Mpu Purwa juga bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa. Peserta diharapkan mampu menghargai, menjaga, dan melestarikan peninggalan sejarah sebagai bagian dari identitas nasional.

Kegiatan ini menjadi pengalaman edukatif yang menarik karena peserta dapat belajar sejarah secara langsung melalui benda-benda bersejarah yang autentik. Kunjungan ini sebagai sarana pembelajaran edukatif dan melestarikan nilai-nilai sejarah.

Sekedar diketahui, tambah ustadz Walid, saat berada di museum rombongan siswa Smamuda Sumberpucung diterima PJ Museum Mpu Purwa, Ibu Gista dan Bapak Manuel. Para petugas ini menjelaskan profil museum Mpu Purwa, edukasi sejarah Malang, bagaimana cara melestarikan artefak Hindu-Buddha. (humas/don)

Posting Komentar

0 Komentar