Subscribe Us

Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional UMY Bahas Pemberdayaan Perempuan di PCA Tempel Sleman

Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional UMY
Bahas Pemberdayaan Perempuan di PCA Tempel Sleman


SLEMAN– Menuju Indonesia Emas, pemenuhan hak-hak demokrasi seluruh warga negara merupakan fondasi penting bagi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Namun demikian, hingga saat ini partisipasi dan kepemimpinan perempuan dalam ruang publik, khususnya di tingkat lokal dan desa, masih relatif rendah dibandingkan laki-laki.

“ Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pengakomodasian kebutuhan, aspirasi, dan kepentingan perempuan dan anak dalam proses pengambilan kebijakan publik. Rendahnya literasi mengenai hak-hak perempuan, keterbatasan kapasitas kepemimpinan, serta minimnya pendampingan advokasi menjadi permasalahan utama yang dihadapi perempuan dalam mengakses dan memanfaatkan ruang-ruang demokrasi”.

Demikian Sebagian dari isi orasi Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional UMY, Prof. Dr. Nur Azizah M.Si, ketika mempresentasikan idenya di hadapan para pimpinan Cabang Aisyiyah Tempel Sleman pada Ahad 1 maret 2026.

Dalam rangka meningkatkan spirit peran kaum Perempuan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar kegiatan masyarakat dengan berbagai tema. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Prof. Dr. Nur Azizah M. SI.

Tokoh aktifis Perempuan ini menyoroti masih rendahnya tingkat partisipasi Perempuan dalam masyarakat termasuk dalam tata Kelola birokrasi di Sleman. Ia mencontohkan betapa peran kaum Perempuan dalam tata Kelola masyarakat telah dicontohkan sejak jaman Nab, misalnya adalah Siti Khadijah dan Aisyah yang punya peran penting dalam dakwah Nabi Muhammad.

Ada juga tokoh perempuan yang ikut jihad perang, yakni Nusayba binti Ka’ab yang ikut bertempur dalam perang Uhud. Dalam rekan jejak perjuangan bangsa, ada tokoh Mahalayati yang mampu mengalahkan Cornelis de Houtman di Aceh.

Orasi yang bersemangat ini menarik peserta pengabdian masyarakat yang semuanya adalah kaum Perempuan di lingkungan Muhammadiyah Cabang Tempel.

Banun Rohyatiningsih, mewakili PCA Tempel, menyampaikan rasa gembira dan terimakasih nya atas penyelenggaraan program Abdimas ini. Menurutnya “ hal ini akan memberikan semangat kepada segenap pimpinan Cabang Aisyiyah Tempel untuk lebih aktif lagi dan mendorong warganya terliat aktif dalam birokrasi kepemerintahan”.

Dalam acara ini diserahkan pula hibah untuk mitra (PCA) berupa modal untuk pembelian bibit indukan ternak domba untuk dapat dikembang biakkan, sehingga pada akhirnya menjadi salah satu sumber pendapatan pendanaan kegiatan kegiatan PCA Tempel. (arief hartanto/mpi pdm sleman)

Posting Komentar

0 Komentar