![]() |
| Ustadz Anis Wahyudi ketika menyampaikan sambutan. |
MALANG– Dua ayat dalam QS Al Maa’un ini, yaitu ayat 2 menyebutkan perintah Allah untuk mengasihi anak yatim jangan menghardiknya. Sedangkan pada ayat 3 ditegaskan memberikan makan orang miskin. Dua ayat ini menjadi inspirasi LazisMu SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK Mutu) berkolaborasi dengan Yatim Mandiri menggelar kegiatan memperkuat implementasi teologi Al-Maa’un di lingkungan sekolah. Menurut Waka Ismuba SMK Mutu, ustadz Anis Wahyudi, kolaborasi ini dalam tajuk Buka Puasa Ceria.
Ketika acara tersebut, kata ustadz Anis Wahyudi, kedua lembaga amil zakat ini menghadirkan adik-adik yatim yang direkomendasikan oleh LazisMu dan Yatim Mandiri. Tampak hadir pula dalam kegiatan ini ustadz Anis Wahyudi (dirinya) selaku Waka Ismuba sekaligus Ketua LazisMu SMK Mutu dan juga tim dari Yatim Mandiri Malang. Jumlah peserta kegiatan sekitar 50 tamu undangan dari adik-adik yatim bertempat di Hall lantai 7 Titanium Building SMK Mutu, Jl. Kh Ahmad Dahlan, Gondanglegi.
![]() |
| Peserta filantropi ramadhan ketika mendengarkan ceramah Ustadz Anis Wahyudi. |
Menurut ustadz Anis Wahyudi, kegiatan dimulai dengan sambutan dari masing-masing pihak tentang tujuan kegiatan filantropi ini langsung dilanjutkan pemberian santunan secara simbolis, kemudian materi tausiah tentang puasa dengan balutan games edukatif ringan namun membuat hidup acara. Game ini dipandu kak Mila dan kak Anis sampai menjelang berbuka.
Usai peserta berbuka puasa bersama dengan diawali ta’jil dan shalat Maghrib berjama’ah. Kegiatan dilanjutkan dengan santap makan bersama dan pembagian bingkisan dan uang saku kepada semua adik-adik yang hadir.
“Kolaborasi ini diharapakan mampu menguatkan implementasi teologi Al-Maa’un dalam memberikan perhatian yang kebih kepada anak-anak yatim,” ustadz Anis Wahyudi. (norkus/don)



0 Komentar