Subscribe Us

KKN Berdampak 166 UMM Olah Limbah Jadi Pupuk-Bekali Peternak Maduarjo Digital Marketing

 

Mahasiswa KKN Berdampak Kelompk 166 UMM ketika foto bersama tokoh-unsur pimpinan Dusun Maduarjo, Ngajum, Kabupaten Malang. 


MALANG – Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian masyarakat dilakukan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) yang tergabung dalam KKN Berdampak kelompok 166 UMM di Desa Maduarjo, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Kali ini Koordinator KKN 166 UMM, Fikri Pratama Dimas Ardiansyah mengatakan pelaksanaan program kerja (proker) KKN 166 UMM di bawah Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Akhis Sholeh Ismail, S.Pt.

Detail nama anggota selain dirinya, kata Fikri adalah Fetrisia Adinda Delo, Olivia Andini, Ajazeira Qurien Indra, Rahmah Khadijah, Denisa Olivia Gozali, Muhammad Aditya Ramadhan, Muhammad Gatot Prasetia.

 Berikutnya Anvayra Hamidatul Hana, Sekar Ayu Ramadhani, Rosyiid Raga Wiyana, Haichal Agus Arifin, Baiq Rasty Fitrahul Padila, Vischa Pramunia Wardhani, Amanda Herlina Putri, Muhammad Fahmi Rosadi, Chintya Zahra Tsabita, Iven Dianova, Maryam Azhar Azzahra, Keyzha Az Zahra.

Selain itu juga ada nama Muhammad Razzan Azzamy Sauqi, Achmad Zaky Novian, Khairi Naufal As Sariy, Naila Amalia Putri Amarullah, Ahmad Fahmi Taufiqur Rokhman, Stevino Anugra Ekalaya, Nayla Arraya Mauladya, Novia Pramesti Rifa Elvina, dan Gizza Melanie Putri Ramadhani.

Website https://pupukmaduarjo166.netlify.app. Hasil pendampingan  mahasiswa KKN 166 UMM pada peternak Dusun Maduarjo untuk sarana pemasaran produk dan pengenalan profil dan potensi desa setempat. 


 Dijelaskan Fikri proker unggulan yang dilaksanakan adalah pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organic. Melalui pengolahan limbah kotoran sapi KKN 166 UMM berupaya memanfaatkan limbah hewan menjadi pupuk manfaat dan memiliki potensi nilai ekonomis. Sehingga mengurangi masalah lingkungan desa setempat karena sebagain limbah sapi sudah dimanfaatkan untuk pupuk organic, bahkan terdapat nilai ekonomi. 

Pengolahan limbah sapi ini diawali dengan tahap sosialisasi sekaligus edukasi tentang pengelolaan limbah peternakan serta memperkenalkan proses pengolahan pupuk organic sederhana dan berkelanjutan.

Proses pendampingan dilakukan sejak persiapan bahan, proses fermentasi (EM4), pencampuran bahan pendukung (sekam-kapur), pengeringan lalu pengemasan. Sehingga pupuk organic ini bisa dipasarkan dan mudah dimanfaatkan. 

Mahasiswa KKN 166 UMM ketika berada di lokasi pengolahan limbah sapi menjadi pupuk organik. tampak pupuk  organik yang sudah dikemas.


Pupuk organik KKN 166 UMM ini memiliki keunggulan, bahan organik tersedia di warga setmpat, bisa menguatkan struktur tanah, serta mengurangi ketergantungan pupuk kimia. Selain itu mengurangi permasalahan limbah peternakan.

KKN 166 UMM, lanjut Fikri, juga pendampingan olah mandiri melalui evaluasi pembuatan pupuk, pengemasan produk, hingga manfaat pupuk organic. KKN kelompok 166 UMM juga edukasi digital marketing pemasaran pupuk melalui web https://pupukmaduarjo166.netlify.app. Dalam website ini konsumen bisa melihat detail profil pupuk organic peternak Desa Maduarjo Ngajum binaan KKN 166 UMM. Mulai manfaat pupuk, proses pengolahan, dokumentasi kegiatan, serta nomer informasi yang bisa dihubungi calon konsumen.

Tumpukan pupuk organik hasil olah limbah sapi peternak Dusun Maduarjo.  


Bahkan, tandas Fikri website https://pupukmaduarjo166.netlify.app juga media untuk promosi Desa Maduarjo secara luas. Melalui website ini informasi profil desa dan produk yang dihasilkan bisa diakses masyarakat dari luar desa. (kkn kelompok 166 umm)

Posting Komentar

0 Komentar