![]() |
| Tim PPM Polinema saat berada di Edu-Wisata Sumberingin. |
MALANG – Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) kembali dilaksanakan tim dosen Politeknik Negeri Malang (Polinema) dalam program berkelanjutan di wisata edukasi Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.
Pelaksanaan
pengabdian pada masyarakat ini dijelaskan Ketua PPM Polinema Dr. Satworo
Adiwidodo, ST, MT, bahwa selain dirinya tim ini beranggotakan Prof. Dr. Ir.
Bagus Wahyudi, MT, Pondi Udianto, S.Si, MT, Prof. Dr. Asrori, ST, MT, Kris
Witono, ST, MT, dan Drs. Ir. Moh. Hartono, MT. Program pengabdian ini bertujuan
mendorong pengembangan potensi wisata edukasi di Desa Wringinsongo, melalui penguatan
edu-wisata Sumberingin dalam bentuk Pemasangan Papan Informasi Pembangkit
Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai upaya meningkatkan nilai edukatif
kawasan wisata Sumberingin yang dikelola BUMDes Pemerintah Desa Wringinsongo.

Area power house PLTMH Sumberingin
Sekedar diketahui, kata Satworo, kawasan Sumberingin memiliki
potensi wisata alam berbasis sumber air sekaligus fasilitas teknologi energi
terbarukan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Keberadaan
PLTMH menjadi sarana potensial untuk mengenalkan pemanfaatan energi air kepada
masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, dan wisatawan.
Namun, begitu Satworo menuturkan sebelum program ini dilaksanakan informasi tentang
prinsip kerja, komponen, proses pembangkitan listrik, dan manfaat PLTMH belum
tersedia.
“PLTMH yang
ada di Sumberingin memiliki nilai edukasi. Melalui papan informasi multimedia
ini, kami ingin agar pengunjung melihat fasilitas PLTMH sekaligus memahami
bagaimana energi air dapat dikonversi menjadi energi listrik,” ujar Dr. Satworo
Adiwidodo.

Pemasangan papan informasi multimedia.
Berdasarkan
realitas ini, tim PPM Polinema memberikan solusi memasang Papan Informasi
Multimedia PLTMH di kawasan wisata. Teknologi tepat guna tersebut terdiri atas
penyangga atau bracket, Smart TV berukuran 43 inch, serta konten edukatif
multimedia. Konten berupa video edukasi tentang prinsip kerja PLTMH, komponen
utama, proses perubahan energi air menjadi energi listrik, serta manfaat
pemanfaatan energi terbarukan.
Penggunaan
media audiovisual dipilih agar informasi teknis PLTMH dapat disampaikan secara
menarik dan mudah dipahami berbagai kelompok pengunjung. Sehingga pengunjung
memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kombinasi antara melihat
fasilitas PLTMH di lapangan dan menyaksikan penjelasan multimedia mengenai
teknologi tersebut.

Perwakilan pengelola kawasan wisata Sumberingin, Bambang Widjanarko (tengah) bersama tim PPM Polinema
Sementara
itu, tandas Satworo, manfaat bagi BUMDes sebagai pengelola, keberadaan papan
informasi multimedia dapat menjadi sarana pendukung meningkatkan kualitas
layanan wisata. Sebab memberikan informasi kepada pengunjung, juga memperkuat
identitas Sumberingin sebagai kawasan edu-wisata berbasis teknologi dan energi
terbarukan.
Di tempat sama, perwakilan BUMDes Wringinsongo Bambang Widjanarko, menyampaikan
apresiasi atas PPM yang dilakukan tim dosen Polinema. Keberadaan
papan informasi multimedia PLTMH memberikan nilai tambah kawasan wisata karena
pengunjung bisa menikmati suasana alam sekaligus dapat pengetahuan pemanfaatan
energi air sebagai sumber energi terbarukan.

Penyerahan papan informasi multimedia kepada pengelola kawasan wisata Sumberingin.
“Kami sangat terbantu program ini karena PLTMH yang sudah ada sekarang memiliki media untuk menjelaskan kepada pengunjung bagaimana teknologi tersebut bekerja. Adanya Smart TV dan video edukasi membuat informasi lebih mudah dipahami, terutama bagi pelajar dan keluarga yang datang berwisata. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan minat pengunjung untuk belajar tentang energi terbarukan sekaligus menikmati wisata di Sumberingin,” kata Bambang.
Ke depan, Bambang
berharap kerja sama dengan Polinema terus berlanjut sehingga fasilitas edukasi
di kawasan ini semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta
pengelola wisata. Program ini diharapkan tidak berhenti pada pemasangan
fasilitas, tetapi menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan kawasan wisata
Sumberingin.
Melalui
kolaborasi antara Polinema, Pemerintah Desa, BUMDes, dan masyarakat, keberadaan
PLTMH dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran kontekstual sekaligus daya
tarik wisata yang edukatif, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Desa
Wringinsongo. (tim ppm dosen polinema)


0 Komentar