BANTEN - Tanwir XXXIV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang berlangsung di Banten pada 2–5 September 2026 tidak hanya menjadi ruang bertemunya kader dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menyiapkan masa depan organisasi. Dalam forum tersebut, peserta Tanwir menyepakati sejumlah agenda strategis, salah satunya usulan tanfidz yang akan dibawa untuk disahkan pada Muktamar IMM mendatang.
Mengusung tema “Merawat
Solidaritas, Menjaga Indonesia”, Tanwir XXXIV IMM menjadi ruang bagi kader
untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menyatukan gagasan tentang arah gerakan
IMM ke depan. Forum ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Dewan Pimpinan
Daerah (DPD) IMM se-Indonesia yang membawa berbagai pandangan dan aspirasi dari
daerah masing-masing.
Kesepakatan terhadap usulan materi
yang akan ditanfidzkan menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan Tanwir
XXXIV IMM. Dokumen tersebut menjadi hasil pembahasan bersama yang nantinya akan
menjadi bahan dalam agenda Muktamar IMM untuk mendapatkan pengesahan sebagai
keputusan organisasi.
Selain membahas arah kebijakan
organisasi, Tanwir XXXIV IMM juga melakukan verifikasi dan penetapan jumlah
peserta sebagai bagian dari kesiapan menuju tahapan permusyawaratan berikutnya.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur peserta yang hadir
memiliki kejelasan status dan hak dalam forum organisasi.
Verifikasi peserta menjadi langkah
penting dalam menjaga kualitas demokrasi organisasi. Dengan data peserta yang
telah diverifikasi dan ditetapkan, setiap keputusan yang dihasilkan dari forum
IMM diharapkan memiliki legitimasi yang kuat serta mencerminkan suara kader
dari berbagai wilayah Indonesia.
Tanwir bukan sekadar forum
administratif organisasi, Namun diharapkan menjadi ruang bertemunya gagasan,
pengalaman, dan harapan kader dari berbagai penjuru negeri. Dari forum inilah
berbagai rumusan strategis disiapkan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus
memperkuat posisi IMM sebagai gerakan mahasiswa yang memiliki perhatian
terhadap persoalan kebangsaan. (salma asyrofah/rilis grup media afiliasimu)


0 Komentar