![]() |
| Desain papan edukasi yang dipasang di kawasan wisata Edu-Wisata Kafe Archimedes Sumberingin. |
MALANG – Kawasan Edu-Wisata Kafe Archimedes Sumberingin, semakin edukatif dan informatif setelah tim dosen Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di kawasan wisata tersebut di Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Penguatan potensi wisata ini dijelaskan Ketua PkM dosen Polinema, Dr. Satworo Adiwidodo.
Menurut Satworo, selain dirinya tim PkM dosen Polinema melibatkan lima anggota tim dosen yaitu Prof. Bagus Wahyudi, Pondi Udianto, MT, Prof. Asrori, Kris Witono, MT, dan Siti Duratun Nasiqiati Rosady, MT. Saat pelaksanaan PkM tim dosen Polinema bermitra dengan pengelola wisata setempat yang dikelola oleh BUMDes melalui perwakilan Bambang Widjanarko.
![]() |
| Papan edukasi tom PkM dosen Polinema di kawasan wisata Edu-Wisata Kafe Archimedes Sumberingin. |
Satworo Adiwidodo menyebutkan upaya memperkuat potensi wisata edukasi ini melaksanakan kegiatan pemasangan papan informasi edukatif di kawasan Edu-Wisata Kafe Archimedes Sumberingin. Pemasangan papan informasi ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan wisata edukatif di wilayah tersebut.
Kawasan Sumberingin telah dikenal dengan wahana peraga teknologi sederhana, khususnya turbin air Archimedes dan kincir air berirama yang sebelumnya juga merupakan hasil kegiatan pengabdian Polinema. Meski demikian, sebelum kegiatan ini dilakukan, wahana tersebut belum dilengkapi penjelasan edukatif yang memadai.
Kurangnya informasi membuat banyak pengunjung, terutama pelajar dan wisatawan keluarga, hanya menikmati tampilan visual tanpa memahami prinsip ilmiah yang diterapkan. Padahal, konsep edu-wisata mengedepankan unsur pembelajaran interaktif dan transfer ilmu pengetahuan. “Program pengabdian ini merupakan kegiatan tahun ketiga yang kami lakukan di kawasan ini. Sebelumnya, kami telah membangun turbin Archimedes dan Kafe Archimedes serta memasang kincir air berirama. Tahun ini kami lengkapi dengan papan informasi edukatif agar fungsi edukasinya semakin kuat,” ujar Satworo Adiwidodo.
![]() |
| Tim PkM dosen Polinema di kawasan wisata Edu-Wisata Kafe Archimedes Sumberingin. |
Detailnya, kata Satworo Adiwidodo, papan informasi interaktif tersebut berisi penjelasan mekanisme kerja turbin Archimedes, manfaat penerapannya dalam rekayasa energi air, serta aplikasi konsep mekanika fluida sebagai bagian dari pendidikan teknik. Informasi disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan didukung ilustrasi edukatif agar menarik bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Di tempat berbeda, Bambang Widjanarko, sebagai mitra kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap keberlanjutan program ini. “Kami merasa sangat terbantu karena program pengabdian dari Polinema setiap tahun menambah wahana edukasi di kawasan ini. Dengan adanya papan informasi ini, pengunjung tidak hanya menikmati wisata, tetapi juga mendapatkan pengetahuan. Dampaknya, jumlah pengunjung juga semakin meningkat,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat citra Desa Wringinsongo sebagai destinasi wisata edukatif berbasis teknologi sederhana, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengelolaan wisata desa. Kehadiran papan informasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah kawasan, memperluas segmen pengunjung, dan mendorong pengembangan ekowisata berbasis pembelajaran yang berkelanjutan. (tim pkm polinema/don)




0 Komentar