![]() |
| Tampak Kepala SMK Mutu Gondanglegi, ustadz Munali (kiri) bersama tenaga ahli kepresidenan bidang haji Dr. Pradana Boy ZTF, Phd. |
MALANG– Adalah ustadz Dr. Pradana Boy ZTF, Phd, sebagai tenaga ahli kepresidenan bidang haji sekaligus intelektual muda Muhammadiyah dan akademisi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), memberikan materi Darul Arqam Pendidik Tenaga Kependidikan (PTK) SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK Mutu) di lantai 7 auditorium Titanium Building (7/3) 2026.
Materi yang disampaikan ustadz Boy begitu -Dr. Pradana Boy ZTF, Phd disapa- menyampaikan materi tematik tentang Penguatan Ideologi Persyarikatan. Tujuannya memberikan pemahaman mendalam bagi seluruh PTK SMK Mutu Gondanglegi perihal ideologi Muhammadiyah dan implementasinya dalam kegiatan amal usaha maupun ranah kehidupan pribadi sehari-hari.
![]() |
| Penyampaian materi darul arqam oleh tenaga ahli kepresidenan bidang haji Dr. Pradana Boy ZTF, Phd. |
Menurut ustadz Boy, menjelaskan Muhammadiyah dilihat oleh khalayak umum dengan ragam persepsi yang berbeda-beda, bahkan ada yang menganggap Muhammadiyah itu sama dengan salah satu ormas ke-agama-an. Nah hal ini perlu diluruskan kembali persepsi tersebut dengan cara berpegang pada instrumen identitas dan ideologi persyarikatan yang ada.
Simpatisan Muhammadiyah yang mungkin mengenal persyarikatan ini melalui AUM atau lembaga-lembaga di bawah naungan Muhammadiyah sebaiknya juga memahami dokumen resmi Muhammadiyah seperti PHIWM (Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah), MKCH (Matan, Keyakinan dan Cita Hidup), Khittah Muhammadiyah dan sebagiannya, agar memilik pemahaman yang benar dalam bermuhammadiyah.
![]() |
| PTK SMK Mutu Gondanglegi ketika mendengarkan materi pengkaderan dari tenaga ahli kepresidenan bidang haji Dr. Pradana Boy ZTF, Phd. |
Selain itu usatdz Boy juga menekankan pentingnya menjadi seorang yang moderat dan berkemajuan. Salah satunya dengan cara senantiasa belajar dan menimba wawasan, “orang kaku biasanya wawasannya sempit, semakin luas wawasan seseorang biasanya semakin luwes,” akademisi Fakultas Agama Islam (FAI) UMM ini. (norkus/don)




0 Komentar