Subscribe Us

Makna Nuzulul Qur'an Materi Pondok Ramadhan Siswa Smamuda Sumberpucung

 Siswa Smamuda Sumberpucung ketika mendengarkan materi nuzulul Qur'an.

MALANG – Pondok Ramadhan 1447 Hijriyah hari pertama di SMA Muhamadiyah 2 Sumberpucung (2/3) 2026 mengusung tema Peristiwa Turunnya Al Qur’an dengan pemateri ustadz Ahmad Sudana Faisal, S.PdI. Secara umum ustadz Faisal begitu Ahmad Sudana Faisal disapa- menjelaskan makna Ramadhan disebut sebagai syahrul Ramadhan.

Jadi, lanjut ustadz Faisal bulan Ramadhan selain disebut sebagai syahrul mubarak, syahrul maghfiroh, juga disebut sebagai syahrul Al Qur’an. Sebab di bulan Ramadhan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassallam menerima wahyu pertama ayat Al Qur’an di gua Gua Hira di bulan Ramadhan. Itu sebabnya Ramadhan juga disebut syahrul Qur’an (bulan Al Qur’an). Dimana keutamaan membaca Al Qur’an, mentadaburi, sekaligus mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

 Siswa Smamuda Sumberpucung mencatat materi tentang turunnya Al Qur'an.


Nah, tandas ustadz Faisal menegaskan membaca-mentadaburi dan mengamalkan Al Qur’an di bulan Ramadhan memiliki keutamaan karena dapat mengubah hidup seseorang disebabkan mendapat dua keberkahan. Pertama keberkahan dari Allah dalam bentuk pahala, sedangkan keberkahan kedua dari membaca dan mentadaburi Al Qur’an di bulan Ramadhan.  

Itu sebabnya, ustadz Faisal berpesan kepada siswa Smamuda Sumberpucung mumpung masih ada waktu beberapa minggu Ramadhan ini siswa Smamuda untuk lebih ber-azzam mentadaburi-membaca Al Qur’an serta mengamalkannya. Sesuai sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wassallam Baransiapa membaca satu huruf Al Qur’an, maka satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan Alif, Lam, Mim, satu huruf tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf. (HR. Tirmidzi). (humas/don)

Posting Komentar

0 Komentar