![]() |
| Foto bersama mahasiswa KKN 129 UMM dengan siswa. |
Lombok Kulon, 10 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN Berdampak Universitas Muhammadiyah Malang (KKNBerdampakUMM) Kelompok 129 Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso menggelar program Smart Learning Station di MTs Lombok Kulon. Program ini menghadirkan pengalaman belajar interaktif dan menyenangkan bagi siswa, dengan konsep bahwa belajar tidak harus dilakukan dengan duduk diam di kelas. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari enam fakultas, yaitu FISIP, FH, FT, FAPSI, FIKES, dan FEB, yang masing-masing menghadirkan aktivitas sesuai bidang keilmuannya.
Lantas, seperti apa keseruan games yang dibawa oleh
masing-masing fakultas?
- FISIP "Be a Leader"
Siswa
merasakan peran sebagai pemimpin dengan menyelesaikan masalah sosial sederhana
secara berkelompok, lalu menjelaskan keputusan beserta alasannya. Aktivitas ini
melatih critical thinking, kemampuan mengambil keputusan, komunikasi,
dan problem solving.
- FT “Game Biner dan Ketapel”
Siswa menerjemahkan kata ke kode biner menggunakan petunjuk
huruf A–Z, melatih konsentrasi, ketelitian, dan logika. Selanjutnya, siswa
merakit ketapel sederhana dari stik es krim untuk menjatuhkan gelas plastik.
- FH "Benar atau Salah"
Setelah diberi pemahaman singkat tentang
hukum, siswa menjawab pernyataan benar atau salah dengan mengangkat bendera
hijau atau merah, melatih keberanian berpendapat dan pemahaman hukum
sehari-hari.
- FEB
“Simulasi Bisnis”
Siswa mengembangkan bahan mentah menjadi ide produk,
menentukan nama produk, serta harga jual, melatih kreativitas dan jiwa
kewirausahaan sejak dini.
- FIKES
"Pojok Cuci Tangan dan Isi Piringku"
Siswa mempraktikkan cuci tangan menggunakan lotion glitter
untuk mengetahui bagian tangan yang belum bersih, lalu menyusun gambar makanan
ke dalam kelompok makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah sesuai konsep Isi
Piringku.
- FAPSI “Eksplorasi
Minat dan Bakat”
Melalui diskusi dan FGD, siswa
mengenali minat, kemampuan, dan potensi diri, kemudian mendapat feedback dari
mahasiswa. Kegiatan dilengkapi permainan membangun menara dari sedotan untuk
melatih kerja sama.
Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi,
melainkan ruang bagi siswa untuk belajar mengambil keputusan, berani
berpendapat, bekerja sama, berpikir kreatif, menjaga kesehatan, dan mengenal
diri sendiri. Enam fakultas hadir dengan cara berbeda, namun membawa semangat
yang sama: menjadikan pembelajaran lebih dekat, menyenangkan, dan memberikan
dampak nyata bagi generasi muda di Desa Lombok Kulon.


0 Komentar