
Mahasiswa KKN 129 umm ketika melaksanakan game edukasi tentang PHBS dan gizi.
Lombok Kulon, 10 Agustus 2026 — Menjadi remaja berarti mulai belajar mengenali cara memperlakukan diri sendiri dan orang lain. Batasan dalam pergaulan, privasi, kebersihan, hingga makanan yang dikonsumsi menjadi bagian dari kebiasaan yang dapat terbawa hingga dewasa.
Hal tersebut diangkat mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang
Kelompok 129 melalui edukasi bersama siswa MTs Lombok Kulon. Dalam dua
pertemuan, siswa membahas pergaulan sehat, area privasi, Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat (PHBS), serta gizi seimbang.
Pertemuan pertama berfokus pada pergaulan sehat dan area privasi. Selain
memberikan pemahaman mengenai batasan diri dalam berinteraksi, mahasiswa KKN
mengajak siswa menyanyikan dan mempraktikkan gerakan menjaga privasi agar
materi lebih mudah diingat dan dapat diterapkan sebagai kebiasaan.
Pada pertemuan kedua, pembahasan beralih pada PHBS dan
gizi seimbang. Siswa diajak mengenali dampak dari kebiasaan tidak mencuci
tangan dan tidak mengonsumsi makanan bergizi, sekaligus memahami bahwa menjaga
kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.

Mahasiswa KKN 129 UMM menjelaskan materi PHBS dan gizi seimbang.
Materi kemudian diperkuat melalui dua permainan, yaitu
tebak gambar makanan bergizi dan tidak bergizi beserta alasannya, serta
permainan mitos-fakta. Keduanya menguji kecepatan sekaligus pemahaman siswa
terhadap materi.
Rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa edukasi remaja dapat
disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan keseharian. Menjaga diri dan
kesehatan tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga kesadaran untuk
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (mahasiswa kkn 129 umm)

0 Komentar